Segera Hentikan Penggunaan Drive
Ketika sebuah file terhapus di Windows 11, sistem operasi tidak langsung menghapus datanya dari drive Anda. Sebagai gantinya, sistem menandai kluster yang ditempati file tersebut sebagai ruang kosong yang tersedia. Konten aslinya tetap berada di disk sampai data baru menimpanya.
Untuk memaksimalkan peluang pemulihan secara menyeluruh, segera hentikan penggunaan drive tersebut. Hindari mengunduh file baru, menginstal program, atau menjalankan tugas latar belakang yang membebani disk, karena aktivitas penulisan apa pun dapat menimpa data yang terhapus secara permanen.
Cara NTFS Quick Scan Memulihkan Nama File dan Struktur Folder
Sebagian besar instalasi Windows 11 memformat drive internal dan partisi menggunakan sistem file NTFS. NTFS mengelola Master File Table (MFT) yang berfungsi sebagai indeks untuk seluruh file, direktori, dan metadata pada volume tersebut.
Saat Anda menghapus file, catatannya di MFT ditandai sebagai tidak aktif, tetapi struktur penunjuknya sering kali tetap utuh. Fitur Quick Scan RecoverHelper membaca MFT secara langsung untuk mengembalikan file Anda beserta nama asli, struktur folder, dan stempel waktu hanya dalam hitungan detik. Jika catatan file rusak sebagian atau sudah lama, mode bawaan Deep Scan dari RecoverHelper akan memadukan Quick Scan dengan pemindaian tanda tangan file (signature carving) di seluruh drive secara mulus.
Langkah Demi Langkah: Cara Memulihkan File yang Terhapus di Windows 11
Memulihkan file yang hilang dari PC Windows 11 Anda hanya membutuhkan beberapa langkah mudah:
- Hubungkan drive tujuan sekunder: Siapkan flashdisk USB terpisah, hard drive eksternal, atau partisi lain untuk menyimpan file yang dipulihkan.
- Buka RecoverHelper dan pilih drive target: Pilih drive atau partisi NTFS tempat file Anda sebelumnya tersimpan. RecoverHelper mengakses drive sumber dalam mode strictly read-only demi memastikan data Anda tetap aman.
- Jalankan Quick Scan: Pilih Quick Scan untuk mengurai NTFS Master File Table, atau gunakan mode bawaan Deep Scan jika file sudah terhapus cukup lama.
- Pratinjau file yang ditemukan: Pantau progres secara real-time, kecepatan pemindaian (throughput), dan estimasi waktu selesai (ETA) sambil melihat pratinjau file yang dapat dipulihkan sebelum menyimpannya.
- Simpan data yang dipulihkan: Pilih file yang ingin Anda ambil kembali dan konfirmasi pemulihan ke drive tujuan eksternal Anda.
Keamanan Utama: Mengapa Penyimpanan ke Drive yang Sama Diblokir
Kesalahan fatal dalam pemulihan data adalah menyimpan file yang dipulihkan kembali ke partisi disk yang sedang dipindai. Tindakan ini dapat menimpa sektor yang justru masih menyimpan sisa file Anda yang hilang.
Untuk mencegah hilangnya data secara tidak sengaja, RecoverHelper secara otomatis memblokir penyimpanan ke drive yang sama. Anda harus selalu memilih drive fisik terpisah atau partisi sekunder sebagai folder tujuan. Selain itu, fitur bawaan bad-sector tolerance memungkinkan software melewati sektor yang tidak terbaca pada drive yang bermasalah dan melanjutkan pemindaian tanpa mengalami crash atau hang.
Pilihan Pemulihan: Gratis vs Pro
RecoverHelper menawarkan opsi yang transparan dan jelas sesuai dengan jenis file yang perlu Anda pulihkan:
- Pemulihan Gratis: Pulihkan semua foto JPG dan PNG dalam kualitas asli penuh tanpa perlu mendaftar atau terganggu adware bawaan. Anda juga dapat menjalankan pemindaian lengkap secara gratis untuk memastikan file Anda masih utuh dan dapat dipulihkan sebelum melakukan pembelian.
- Lisensi Pro ($9.99 sekali bayar): Membuka pemulihan untuk semua format, termasuk kamera RAW (CR2, NEF, ARW, DNG, ORF, RAF, PEF, TIFF), HEIC, video (MP4, MOV, M4V, MKV, AVI, WebM), dan audio (MP3, WAV, FLAC, OGG), ditambah pemulihan sebagian untuk file yang terfragmentasi.
- Jaminan Bebas Risiko: Setiap pembelian versi Pro dilengkapi dengan garansi uang kembali 14 hari.